{"id":6453,"date":"2018-03-19T10:13:40","date_gmt":"2018-03-19T10:13:40","guid":{"rendered":"http:\/\/dramabanget.com\/?p=6453"},"modified":"2018-03-19T10:13:40","modified_gmt":"2018-03-19T10:13:40","slug":"konferensi-pers-viu-original-film-pertama-di-indonesia-kenapa-harus-bule","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/konferensi-pers-viu-original-film-pertama-di-indonesia-kenapa-harus-bule\/","title":{"rendered":"Konferensi Pers Viu Original Film pertama di Indonesia, Kenapa Harus Bule?"},"content":{"rendered":"<p>Pada tanggal 15 Maret 2018 yang lalu, bertempat di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, <strong>Viu Indonesia <\/strong>secara resmi meluncurkan <strong>Viu Original Film<\/strong> pertama di Indonesia, <a href=\"https:\/\/www.viu.com\/ott\/id\/id\/all\/playlist-kenapa_harus_bule_id-playlist-25467260\"><strong>Kenapa Harus Bule?<\/strong><\/a> Viu Original ini dibintangi oleh <strong>Putri Ayudya<\/strong> yang berperan sebagai Pipin, film dengan 90% lokasi syuting berada di Bali ini merupakan sebuah komedi satir tentang pencarian cinta Pipin yang terobsesi mendapatkan jodoh pria bule.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/GJOiT4j9K3w\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Myra Suraryo, Head of Marketing and Ad Sales Viu Indonesia <\/strong>menjelaskan, &#8220;Viu terus menghadirkan berbagai format konten terbaik untuk dijadikan produksi Original Indonesia, baik itu serial maupun film. Melalui kolaborasi dengan sutradara dan tim kreatif local, Viu memberikan sebuah medium atau platform kreatif bagi para sineas Indonesia untuk dapat mengoptimalkan kreativitas dan menjangkau semua orang. Kami sangat bersemangat dengan &#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221; dan kami percaya pesan yang terdapat di film ini dapat terkoneksi dengan pencinta film Indonesia, termasuk para Viuers.&#8221;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6520\" src=\"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2.jpg\" alt=\"\" width=\"884\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-200x118.jpg 200w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-300x176.jpg 300w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-400x235.jpg 400w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-600x353.jpg 600w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-768x452.jpg 768w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2-800x471.jpg 800w, https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/KHB_2.jpg 884w\" sizes=\"(max-width: 884px) 100vw, 884px\" \/><\/p>\n<p><strong>&#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221;<\/strong> merupakan kolaborasi antara <strong>Viu <\/strong>dengan<strong> Kalyana Shira Films<\/strong> dan <strong>Good Ship Productions<\/strong>. Disutradarai oleh <strong>Andri Cung<\/strong> yang berkolaborasi dengan produser ternama di Indonesia, <strong>Nia Dinata<\/strong>. <strong>&#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221;<\/strong> adalah cerita unik tentang bagaimana perempuan modern Indonesia saat ini dapat menentukan sendiri masa depan mereka termasuk memilih pasangan hidup. Cerita <a href=\"https:\/\/www.viu.com\/ott\/id\/id\/all\/viu_originals\">Viu Originals<\/a> ini tereksekusi dengan baik, penuh dengan dialog lucu dan cerdas yang tidak hanya akan menghibur tapi juga menginspirasi penonton untuk merefleksi diri mereka masing-masing dengan cara yang berbeda. Selain Putri Ayudya, film ini juga dibintangi oleh <strong>Cornelio Sunny<\/strong>, <strong>Michael Kho<\/strong> dan <strong>Natalius Chendana<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Nia Dinata, Produser &#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221;<\/strong>, mengungkapkan, &#8220;Sudah lama saya tidak menonton film dengan karakter utama seorang perempuan yang modern, kocak, tapi juga ingin belajar mandiri, walaupun harus melewati berbagai kesulitan yang menimpa dirinya. Karakter Pipin disini sangat nyata dan ada di sekitar kita, jadi, saat Andri Cung datang dengan ide &#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221; kepada saya, saya sangat tertarik. Saya mengajak Andri untuk bertemu dengan Viu dan membiarkan dia menyampaikan ceritanya kepada Viu. <em>The rest is history<\/em>&#8220;. Nia juga menyampaikan bahwa dirinya ingin mengangkat kearifan pria lokal dalam film ini, &#8220;Nilai kearifan lokalnya, aku tuh mau ngasih tau bahwa laki-laki Indonesia itu adalah laki-laki yang sangat lembut dan getnleman seperti Buyung&#8221;, ujarnya. Nia merasa bahwa sosok Buyung sangatlah mewakili Indonesia yang begitu menghargai perempuan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin menginspirasi penonton <strong>&#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221; <\/strong>Film ini bercerita tentang girl power yang dimulai dengan menghargai diri sendiri yang akan menginspirasi perempuan, maupun laki-laki. Pipin, karakter utama dalam film ini, saya buat semirip mungkin dengan sahabat dalam kehidupan nyata saya, jadi saya dapat menangkap detail kecil yang menghubungkan emosi penonton dengan karakter Pipin.&#8221; <strong>Andri Cung, Penulis Naskah &amp; Sutradara &#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221;<\/strong><\/p>\n<p>Pemeran Pipin, <strong>Putri Ayudya<\/strong> mengatakan bahwa ia tidak percaya ada perempuan seperti Pipin di Dunia ini. &#8220;Yang harus di tempa itu pikirannya. Di mana kita bisa bodoh sekali untuk mencintai dengan menggunakan segala cara yang ditempuh. <em>We don&#8217;t need to try hard<\/em>, untuk bikin orang jatuh cinta kepada kita,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p><strong>&#8220;Kenapa Harus Bule?&#8221;<\/strong> mulai tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia tanggal <strong>22 Maret 2018<\/strong> mendatang, juga akan tayang secara eksklusif di <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2LOLHOU\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">VIU <\/a> segera.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 15 Maret 2018 yang lalu, bertempat di XXI  [&#8230;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6519,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[9444,329,9445,9446,9447,2488],"class_list":["post-6453","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-cornelio-sunny","tag-film-indonesia","tag-kenapa-harus-bule","tag-michael-kho","tag-nia-dinata","tag-putri-ayudya"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6453"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6453\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wp-inmotion.ottuat.com\/ott\/id\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}