
Menonton Through the Darkness rasanya tak bisa membayangkan bahwa para psikopat itu ada di dunia nyata. Soalnya, cara membunuhnya begitu kejam. Mengingat drama Korea terbaru ini diangkat dari kisah nyata, maka kekejaman itu juga tak dibuat-buat. Dan, setiap psikopat punya alasan tersendiri, yang sebenarnya tidak masuk di akal sehat manusia normal.
Begini alasan yang mereka ungkapkan, saat Song Ha Young (Kim Nam Gil) dan Kook Young Soo (Jin Seon Kyu) menginterogasi mereka:
1. Trauma masa lalu

Dalam waktu berdekatan, ada dua korban yang jatuh, yaitu dua gadis yang dibunuh dengan cara dicekik, lalu ditelanjangi. Katanya, di sekitar TKP terlihat orang dengan topi merah. Kasus ini agak mirip dengan kasus Red Cap. Tapi, Ha Young menduga, dia hanya peniru saja. Hingga kemudian Cho Kang Moo (Oh Seung Hoon) tertangkap secara kebetulan. Ia dibawa ke kantor polisi, setelah ketahuan mencoba mencongkel rumah seorang wanita yang sedang hamil.
Dari ceritanya kepada Ha Young, dia bilang bahwa ayah Kang Moo suka memukul ibunya dan menelanjangi dia. Kejadian ini menimbulkan trauma tersendiri terhadap Kang Moo hingga dewasa. Ia juga marah karena ibunya tidak berani melawan. Trauma itulah yang mendorongnya melakukan hal yang sama terhadap korban.
2. Malu dianggap terbelakang

Kejahatan yang menimpa anak-anak selalu membuat polisi tercekat. Karena itu, ketika muncul kasus mutilasi terhadap seorang anak perempuan berusia 5 tahun, bahkan Ha Young yang pandai menguasai emosi pun jadi sangat emosional. Ia dan Young Soo hampir saja tak mampu menahan emosi, ketika mendengar alasan pelaku mutilasi tersebut, yaitu Cho Hyun Gil (Woo Jung Kook).
Dia bercerita bahwa ia kehilangan jari manis dan jari tengahnya saat bekerja di bagian konstruksi. Ketika dicecar oleh dua profiler itu, dia bilang bahwa dia malu karena orang menganggapnya terbelakang, hanya karena kehilangan dua jari. Dan, karena itu pula, perempuan di sekeliling dia jadi menghakimi dia. Beda dengan anak-anak yang lugu, tetap mendekat meski ia tak punya jumlah jari yang utuh. Agar kondisi korban sama dengannya, ia juga sengaja menghilangkan dua jari anak tersebut, yang hingga akhir tak juga ditemukan.
3. Ingin bebas

Sebelum terjadi kasus mutilasi pada anak, Ha Young dan Young Soo sempat mendatangi pelaku mutilasi yang sudah tertangkap, yaitu Jang Deuk Hok (Lee Jong Yoon). Ia memutilasi pacarnya hingga menjadi 24 bagian. Ia bilang, dengan memutilasi berarti tak lagi dikekang oleh pacarnya yang tak berdaya.
Ia juga mengakui telah memotong lidah korban, agar pacarnya itu tidak lagi cerewet padanya. Ia ingin bisa hidup sebagai manusia bebas, yang tidak terus-menerus diperintah. Bayangkan, bagaimana bisa seorang guru SD yang harusnya jadi panutan malah melakukan kejahatan sekeji itu?
4. Merasa superior

Mendadak muncul kasus kejahatan yang menggemparkan, yaitu pembunuhan terhadap lansia di area perumahan eksklusif. Polisi belum tahu identitas pelakunya, tapi penonton sudah. Dia adalah Yoo Young Chul (Han Joon Woo). Sebelum mulai membunuh manusia, dengan sadis ia pernah membunuh seekor anjing dengan cara melemparkan palu besar. Sepertinya, karena berhasil melumpuhkan anjing tak berdosa itu dengan satu lemparan, ia pun memutuskan menggunakan palu tersebut sebagai senjata pembunuhan terhadap korban.
Motif pembunuhan berantai ini belum terungkap, karena pelakunya memang belum tertangkap. Tapi, dari penyelidikan TIm Analisis Perilaku Kejahatan, alasan pembunuhan itu adalah superior atas nyawa orang lain. Soalnya, rata-rata korban merupakan lansia yang tidak berdaya untuk melawan. Ditambah lagi, pelaku juga tidak mengambil harta apa pun dari rumah korban, yang sebenarnya merupakan orang kaya. Lihat saja, setiap kali selesai melumpuhkan korban, pelaku menyeringai seperti hewan yang menangkap korban buruan.
5. Luapan emosi yang tertahan

Ketika kecil, Hwang Dae Sun (Koo Sung Hwan) sering sekali dimarahi oleh ayahnya tanpa alasan yang jelas. Setiap kali marah, ayahnya pasti menelanjangi dia. Akibatnya, ia jadi bahan ejekan oleh teman-teman di sekitar rumahnya. Karena dia dulu masih kecil, maka tak ada yang bisa dia lakukan untuk melawan.
Namun, hingga ia lebih besar, emosinya masih juga tak tersalurkan, sehingga kemudian ia membunuh hewan di sekitar rumahnya. Sebelum membunuh, ia menyiksa binatang itu terlebih dahulu. Lama-kelamaan ia berani membunuh manusia. Saking seringnya ia dulu membunuh hewan, dia sampai berpikir bahwa manusia yang dibunuh itu juga hewan. Maka, ia kemudian juga mengiris dagingnya.
Nonton Streaming / Download Through the Darkness Sub Indo di Viu
Through the Darkness (Those Who Read Hearts of Evil) tayang secara eksklusif di Viu setiap Sabtu dan Minggu, mulai 15 Januari 2022 dengan total 12 episode. Jangan lewatkan untuk nonton streaming atau download Through the Darkness sub Indo hanya di Viu!
Yuk nonton Through the Darkness sub Indo sekarang!



