
Dalam sesi wawancara eksklusif dengan majalah mode ternama Nouvelle Vague, Ha Young Eun (Song Hye Kyo) mengungkap bahwa nama brand Sono bukanlah gagasannya sendiri. Ia bercerita mendapatkan ide nama itu dari fotografer tak dikenal di Paris. Fotografer tersebut berjasa dalam menyemangati Young Eun dan berharap desainnya bergema di publik.
Harapan itu jadi kenyataan. Kini Young Eun dipinang oleh desainer ternama Olivier untuk bekerja di Paris. Tawaran itu datang, karena Sono jadi begitu populer berkat kerja keras Young Eun. Tapi, dalam perjalanannya mempertahankan reputasi Sono yang dibangunnya sepuluh tahun lalu, Young Eun harus menghadapi banyak tantangan.
Apa saja yang telah dilakukan oleh Ha Young Eun di Viu Original Now, We Are Breaking Up agar Sono tetap hidup dan tidak ditutup?
1. Berkolaborasi dengan seniman lain

Di drakor Now, We Are Breaking Up, diceritakan sebuah konveksi mencuri desain tim Sono. Akibatnya, baju rancangan mereka sudah ada di pasaran, bahkan sebelum The One meluncurkan desain tersebut. Hal ini bikin Young Eun diomeli oleh kepala produksi Go Gwang Soo (Jang Hyuk Jin) dan CEO Hwang (Joo Jin Mo). Soalnya, pencurian desain ini membuat perusahaan rugi besar. Sebab, materi untuk membuat pakaian desain tersebut sudah dipesan. Young Eun hanya diberi waktu dua musim untuk membuktikan bahwa Sono layak dipertahankan.
Young Eun lalu mendapat ide untuk bekerja sama dengan seniman asal Inggris yang sedang membuat karya grafiti. Idenya adalah ia membuat baju dari bahan putih polos sederhana, yang kemudian diberi motif berupa grafiti warna-warni. Dengan begitu, satu desain baju bersifat unik dan one of a kind.
Karya ini ia pamerkan melalui online fashion show. Hasilnya, dalam sekejap Sono memperoleh puluhan ribu pesanan dan reputasinya yang baik bisa dipertahankan.
2. Memohon kepada Shin Yoo Jung

Karena dendam terhadap Young Eun, Shin Yoo Jung (Yoon Jung Hee) yang menempati posisi sebagai Direktur Marketing The Hills Department Store membuat keputusan sepihak. Ia membatalkan semua kesepakatan dengan Sono, yang disebutnya sebagai brand lokal yang akan kalah bersaing dari brand asing. Artinya, Sono tak lagi bisa menjual pakaian pasaraya tersebut.
CEO Hwang marah sekali dan menyuruh Young Eun melakukan sesuatu. Young Eun sendiri belum tahu apakah akan menyembah The Hills agar outlet Sono tetap berada di sana, atau justru menuntut pasaraya tersebut.
Young Eun memilih jalan pertama. Meski kesal pada Yoo Jung, Young Eun menemuinya, menanyakan kemungkinan Sono tetap dipertahankan di sana. Tapi, Yoo Jung yang diselimuti dendam tidak mau bernegosiasi lagi. Keputusannya sudah bulat, Sono harus angkat kaki dari The Hills.
3. Menemui wakil presdir The Hills

Sebagai direktur desain The One, Hwang Chi Sook (Choi Hee Seo) meminta Gwang Soo untuk bantu melobi orang-orang The Hills. Maka, kepala produksi itu pun mengajak Young Eun menemui Wakil Presiden Direktur Choi (Lee Do Yub), atasan Yoo Jung di The Hills. Dengan sabar Young Eun menunggu dia bermain golf, hanya demi mendapat kesempatan 10 menit saja untuk menunjukkan desain Sono dan berdiskusi. Setelah golf, saat makan malam Young Eun tak juga diberi kesempatan untuk bicara. Wakil presdir itu malah curi-curi kesempatan untuk memegang tangan Young Eun.
Ketika mereka kemudian mengajak ke bar untuk minum, kesabaran Young Eun sudah habis. Meski ia sangat putus asa memikirkan nasib Sono, ia memilih pergi, tanpa sempat melakukan presentasi apa pun.
4. Mencari peluang lewat konglomerat mode Prancis

Melalui Vision PR, Yoon Jae Guk (Jang Ki Yong) mendapatkan tawaran kerja yang menggiurkan. Selama sekitar seminggu ia akan melakukan pemotretan untuk DPHP, grup mode konglomerat di Paris. Kebetulan yang jadi direktur marketingnya adalah teman lama Jae Guk di Paris.
Tak ingin menyia-nyiakan peluang, Young Eun minta diperkenalkan kepada perwakilan DPHP tersebut. Setelah ia melakukan presentasi dan wawancara singkat, DPHP memberi kesempatan kepada Sono untuk menggelar pameran selama dua bulan di La Fayere, Paris. Jika hasilnya memuaskan, kontrak dengan Sono akan diperpanjang. Ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mempopulerkan Sono di luar negeri.
5. Ambil inisiatif agar dilihat buyer

Persiapan untuk pameran di Paris ternyata memakan waktu sangat lama. Pihak DPHP berkali-kali meminta perubahan desain agar sesuai dengan target market mereka. Namun, setelah Sono mengirimkan desain, feedback dari mereka terbilang lama. Padahal, nasib Sono berada di ujung tanduk.
Karena tak juga mendapat kabar dari DPHP, Young Eun mengambil inisiatif. Sekali lagi ia menggelar peragaan busana secara online. Kali ini yang diundang bukan konsumen langsung, melainkan perusahaan buyer yang memainkan peran penting di dunia mode, termasuk Olivier. Sepanjang fashion show yang menampilkan koleksi terbaru Sono, Young Eun cemas memperhatikan layar besar, menunggu kehadiran para buyer.
Hebatnya, semua buyer besar datang ke acara tersebut, membuat tim Sono happy sekali. Sambutan mereka juga sangat meriah, membuat Young Eun jadi terharu. Hingga kemudian Wakil Presdir Choi dari The Hills menyuruh Yoo Jung untuk menghubungi Sono dan memberi tempat paling strategis di department store tersebut.
Nonton Streaming / Download Now, We Are Breaking Up Sub Indo di Viu
Viu Original Now, We Are Breaking Up tayang secara eksklusif di Viu setiap Jumat dan Sabtu, mulai 12 November 2021 dengan total 16 episode. Yuk, nonton streaming atau download Now, We Are Breaking Up sub Indo hanya di Viu sekarang!
Yuk nonton Now, We Are Breaking Up sub Indo sekarang!



