
Dalam serial F4 Thailand: Boys Over Flowers, F4 digambarkan sebagai sekelompok pemuda berisi empat siswa yang dinilai paling berpengaruh di SMA Kocher, sekolah internasional bergengsi yang super mahal. Empat siswa itu adalah Thyme (Vachirawit Chivaaree/Bright), Kavin (Metawin Opasiamkajorn/Win), MJ (Hirunkit Changkam/Nani), dan Ren (Jirawat Sutivanichsak/Dew). Meski menampilkan kepribadian berbeda, mereka punya kesamaan, yaitu sama-sama anak konglomerat dan merupakan pewaris bisnis keluarga.
Sebenarnya status mereka sama dengan anak-anak lain yang belajar di sekolah tersebut, yaitu sama-sama siswa. Tapi, mereka punya sederet privilege yang membedakan mereka dari siswa lain, meskipun mereka juga dari keluarga kaya.
1. Tidak pakai seragam sekolah

Di drama Thailand yang sangat populer ini, para siswa SMA Kocher punya seragam yang bagus. Murid perempuan memakai kemeja putih dengan luaran rompi atau blazer hijau, sementara bawahannya adalah rok pendek kotak-kotak yang cute. Sedangkan murid laki-laki pakai celana panjang dan jas warna sama, dengan dalaman kemeja putih.
Tapi, seragam ini tidak berlaku untuk para anggota F4. Mereka dibebaskan dari kewajiban pakai seragam. Akibatnya, setiap hari mereka muncul di sekolah dengan outfit dari merek ternama, lengkap dengan aksesori yang menonjol, seperti kalung besar. Tabrak motif yang tak cocok bagi orang lain, bisa tampak stylish kalau dipakai anggota F4. Kamu tak akan gagal, deh, mengenali para anggota F4 di sekolah, karena penampilan mereka benar-benar berbeda dari yang lain.
2. Punya area reserved parking

Sebagai orang kaya, datang dengan mobil mewah, sih, sudah biasa. Kadang pakai sopir, kadang menyetir sendiri. Tak terkecuali dengan F4. Mereka masing-masing membawa kendaraan mewah, sehingga bikin mereka jadi terlihat makin keren.
Yang tidak biasa adalah sekolah menyediakan area reserved parking khusus untuk mereka. Lokasi parkirnya tepat di depan pintu masuk gedung sekolah. Begitu mobil mereka terlihat dari jauh, petugas sudah siap menyingkirkan penanda reserved parking. Dan, tiga mobil yang masing-masing dibawa oleh Thyme, Ren, dan Kavin, serta motor sport milik MJ, parkir dengan manis di area VIP tersebut.
Karena itu, Gorya (Tontawan Tantivejakul/Tu) heran banget waktu bertemu Thyme di bus umum. Lebih bingung lagi karena bus yang biasanya ramai penumpang itu kali ini sangat sepi. Ternyata, leader F4 yang biasanya tampil mentereng itu membeli bus tersebut!
3. Punya kuasa penuh

Kasus bullying yang terjadi di SMA Kocher terbilang parah. Menurut Gorya, makin terlihat bagus suatu sekolah, makin parah pula bullying-nya. Gawatnya, di sekolah tersebut aksi bullying itu disebut sebagai permainan, yang dimulai oleh F4. Setiap orang yang menurut mereka bermasalah dengan mereka akan mendapatkan kartu merah di lokernya. Jadi, orang yang menentukan penerima kartu merah itu adalah anggota F4. Dan, penerima kartu merah berarti target bully baru.
Kartu itu seperti free pass bagi siapa saja untuk sepuasnya menindas siswa tersebut. Tapi, mereka harus melakukannya serapi mungkin sehingga seolah seperti kecelakaan, dan jangan sampai terekam oleh kamera CCTV.
Saking berkuasanya F4, bahkan guru pun tidak berani dan tidak bisa melakukan apa-apa. Begitu juga dengan direktur sekolah. Bisa jadi, karena merupakan anak-anak orang terpandang di negeri itu, sekolah malah takut akan dituntut, jika berani menegur, apalagi menghukum mereka. Barangkali pula orang tua anak-anak tersebut berperan sebagai donatur terbesar bagi sekolah. Jadi, daripada dana donasi hilang, guru dan direktur sekolah memilih untuk diam.
4. Disediakan singgasana khusus

Siswa yang jadi target bully sebisa mungkin akan digiring ke gedung Stadion Kocher yang terbengkalai. Ini adalah satu-satunya area yang tak dilengkapi CCTV. Di sinilah siswa target bully akan dikerjai habis-habisan. Di bagian tengah bangunan terdapat area berisi genangan air yang tidak terlalu tinggi. Biasanya siswa-siswa yang akan menyoraki dan melempari korban dengan kertas akan berdiri di sekitar ‘kolam’.
Di salah satu sisi kolam terdapat sofa merah untuk empat orang, yang tersedia khusus untuk keempat anggota F4. Mereka akan duduk manis di kursi singgasana itu, seperti raja dan para menteri yang siap untuk memutuskan, apakah seorang siswa sudah cukup ‘menderita’ karena di-bully oleh para pendukung F4, atau masih harus dikerjai.
Tak semuanya duduk di sofa itu. Yang biasanya duduk di sofa besar adalah Thyme, dengan gaya seperti raja. Sementara yang lain kadang duduk di sofa, kadang duduk di bagian sandaran lengan.
Nonton Streaming / Download F4 Thailand: Boys Overs Flowers Sub Indo di Viu
Drama F4 Thailand: Boys Overs Flowers tayang secara eksklusif di Viu setiap Sabtu, mulai 11 Desember 2021. Jangan lewatkan untuk nonton streaming atau download F4 Thailand: Boys Overs Flowers sub Indo di Viu ya!
Yuk nonton F4 Thailand: Boys Over Flowers Sub Indo sekarang!



