
Di serial Viu Original Write Me A Love Song diceritakan tentang Valentino Kun (Bio One) yang sedang berusaha menciptakan lagu cinta. Tidak sembarang lagu cinta, Kun ingin menciptakan lagu cinta yang punya rasa cinta, yang bisa membuat hati pendengarnya bergetar. Namun, perjalanan untuk menemukan rasa itu ternyata tidak mudah.
Kun tidak mau menyerah. Ia rela menuruti saran semua temannya. Mulai dari nonton drama Korea yang tidak ia mengerti sama sekali, hingga bermeditasi di alam terbuka. Tidak ada yang berhasil. Padahal, sebagai musisi yang sudah direkrut oleh Padma Records, ia punya tenggat waktu untuk menyelesaikan lagu.
Lagunya tak juga selesai karena Kun merupakan musisi yang idealis. Ia telah menetapkan standar untuk lagu ciptaannya dan dia berharap bisa memenuhi standar yang ditetapkannya sendiri. Apa saja idealisme yang dipegang teguh oleh Kun?
1. Tidak mau cover lagu orang

Sebagai musisi, Kun gengsi banget meng-cover atau membawakan ulang lagu yang sudah terkenal. Mimpinya adalah menjadi musisi yang musik ciptaannya bisa mengubah dunia.
Kun punya teman baru yang juga musisi. Namanya Yogurt (Dinda Kirana). Gadis ini juga sedang berusaha menciptakan lagu tapi kesulitan untuk menyelesaikannya. Ia terus menyemangati Yogurt untuk menyelesaikan lagunya dan percaya diri menampilkannya di depan publik. Dengan begitu Yogurt tak lagi harus meng-cover lagu orang lain, seperti yang selama ini ia lakukan .
Karena idealismenya ini, Kun jadi sering bertengkar dengan Aldo (Omar Daniel), penyanyi yang kerap menyanyikan lagi lagu yang sudah beken. Saat Aldo nyanyi bareng dengan Yogurt, Kun berkomentar, “Cover-an aja bangga!” Aldo pun menantang, menyanyikan lagu buatan sendiri belum tentu bisa mendapat sambutan yang meriah. Di sisi lain, karena tahu Yogurt sedang mencipta lagu, Kun tak rela Yogurt jadi penyanyi latar untuk Aldo.
2. Ingin lagu yang akan dikenang

Saat sedang berada di studio Vanessa (Naomi Zaskia), gadis yang jadi produsernya, Kun bertemu rombongan Aldo, termasuk Yogurt. Mereka memperdengarkan sebuah lagu untuk ayah Vanessa. Menurut tangan kanan ayah Vanessa, lagu itu cocok dimainkan di panggung utama Wonderwall.
Tapi, Kun tidak setuju. Dia bilang lagu tersebut sangat biasa. Kordnya umum, melodinya tertebak, pola iramanya nyomot dari sana-sini, dan liriknya hanya mengandalkan rima. Tidak ada sesuatu yang baru dalam lagu itu.
“Kalau lagu dengan kualitas begini saja cukup untuk dapat panggung utama Wonderwall, saya khawatir, ke depannya kualitas akan terus menurun. Musisi punya harapan besar pada Wonderwall. Harapannya, kita bikin lagu yang bisa lebih dikenang,” kata Kun, blak-blakan.
3. Tidak mau lagu ‘sing along’

Vanessa mendesak Kun untuk menyelesaikan lagunya, paling tidak satu saja. Karena, mereka terdesak oleh waktu. Kun marah sekali ketika Vanessa bilang bahwa Kun adalah artis yang kerjanya paling lambat di antara artis lain. Kun menjawab bahwa dia membuat lagu, bukan dagang kue. Jadi, dia tidak akan memberi pilihan, karena apa pun yang dia serahkan adalah karya terbaik yang bisa ia ciptakan.
Saat itu sebetulnya Kun sudah menyiapkan satu lagu untuk didengarkan oleh Vanessa. Setelah dibujuk untuk tidak pergi karena kesal, Kun mengiyakan ajakan Vanessa untuk sama-sama mendengarkan lagu tersebut.
Dan, lagu itu sangat disukai Vanessa. Menurutnya, lagu itu keren dan di luar zona nyaman Kun. Ia menyebutnya sebagai lagu sing along, lagu cinta yang familiar di telinga. Kun terhenyak. Dalam pikirannya, lagu sing along berarti lagunya sangat tertebak. Ia tidak mau merekam lagu itu dan meminta Vanessa untuk membuangnya saja . Meski Vanessa membujuknya agar lagu pertama dia tak usah ‘Kun banget’, Kun tetap tidak mau.
4. Tidak ingin mahakarya pertamanya terkesan negatif

Usai dikarantina selama 3 hari oleh Vanessa, demi bisa menyelesaikan lagu yang dijanjikan untuk Padma Records, akhirnya Kun berhasil mencipta sebuah lagu. Vanessa yang suka sekali pada lagu itu bilang bahwa rapsodinya bagus. Hanya saja, lagu itu baru berbentuk melodi tanpa lirik.
Sambil mendengarkan dan menghayati musik ciptaan Kun, Vanessa mengusulkan agar liriknya dibuat cerita tentang patah hati, karena cerita itu lebih relate dengan banyak orang. Tapi, Kun tidak setuju. Ia tidak ingin mahakarya pertamanya terkesan negatif karena lagunya jadi bikin sedih.
Ketika pulang dan bercerita pada Chelsea (Marsha Aruan) dan Steven (Andri Mashadi) tentang lagunya, Kun kemudian meminta Che untuk menuliskan lirik karena Che dinilai sebagai pakar cinta. Dalam sekejap Che selesai menulis lirik. Tapi, yang dia tulis adalah perasaan hatinya sendiri, yang vibe-nya sangat sedih.
Seolah berjodoh, musik Kun yang indah rupanya klop disatukan dengan lirik buatan Yogurt yang puitis. Yogurt yang selalu percaya pada semesta sampai terpana mendengarnya, hingga merelakan lirik itu untuk digunakan oleh Kun.
Nonton Streaming / Download Viu Original Write Me a Love Song Full Episode di Viu
Sinetron Write Me a Love Song tayang secara eksklusif di Viu setiap Rabu dan Kamis, mulai 25 November 2021. Jangan lewatkan nonton streaming atau download Write Me a Love Song hanya di Viu sekarang!
Yuk nonton Write Me A Love Song di bawah ini sekarang!



