
Dari sekian cerita romantis drama Korea, serial Descendants of the Sun seperti ‘meledakkan’ layar kaca. Tak sabar menonton episode demi episode dan menyaksikan hubungan Yoo Si Jin (Song Joong Ki) dan Kang Mo Yeon (Song Hye Kyo) yang putus nyambung dengan segala konflik di sekitar mereka.
Boleh dibilang, alur cerita Descendants of the Sun memang berbeda. Adegan-adegan dan lokasi syutingnya seperti menunjukkan usaha lebih untuk menghasilkan tontonan yang memikat. Hasil akhirnya memang tampak sempurna, padahal proses produksinya mendapat banyak kendala. Mau tahu apa saja kendalanya?
1. Takut tidak laku

Persaingan drama televisi di Korea seperti tidak ada habisnya, bahkan semakin ketat. Maka, setiap stasiun televisi harus cermat memilih drama mana yang akan mereka produksi dan tayangkan, yang benar-benar bisa menarik perhatian dan memikat hati pemirsa. Aktor dan aktris yang memerankan drama sudah tentu jadi faktor pertimbangan, karena mereka biasanya sudah memiliki penggemar fanatik tersendiri.
Namun, yang paling penting adalah cerita drama itu sendiri. Pada awalnya para kru di balik drama ini khawatir cerita yang melibatkan seorang tentara tidak cukup bagus untuk meraih tingkat kesuksesan tinggi. Hal ini tampak dari keraguan salah satu stasiun televisi di Korea (SBS), ketika melanjutkan produksi drakor Descendants of the Sun.
2. Bukan peran untuk Song Joong Ki

Dalam pencarian pemeran utama wanita, pilihan langsung jatuh pada Song Hye Kyo. Siapa yang tak kenal dia? Tentu saja dia sudah langsung memenuhi syarat utama, yaitu cantik dan menarik. Tapi, selain itu dia juga dianggap mampu memerankan seorang dokter bedah yang memiliki karakter kuat, tegas, loyal pada pekerjaan, dan teguh pada prinsip hidupnya.
Sementara itu, untuk pemeran utama pria, ada beberapa nama yang ditawari peran ini. Antara lain, Won Bin, Jo In Sung, Gong Yoo, dan Kim Woo Bin. Keempatnya menolak peran tersebut, karena merasa kurang nyaman memerankan seorang prajurit dengan gaya rambut cepak dan harus berkomitmen selama pra-produksi.
Walaupun bukan pilihan pertama untuk peran ini, akhirnya penulis dan sutradara memilih Song Joong Ki. Bagi dia, ini adalah tawaran pertama usai menunaikan dua tahun wajib militernya. Namun, karena Song Joong Ki dianggap terlalu kurus untuk peran seorang perwira pasukan khusus yang heroik, akhirnya produser memutuskan untuk mengubah karakter perannya.
Seperti kita tahu, Song Joong Ki berhasil memerankan seorang kapten tim pasukan khusus dari Batalion Misi Khusus ke-707 di Korea Selatan. Diceritakan bahwa lulusan kadet internasional dari West Point ini tidak terlalu peduli pada politik perang. Ia hanya ingin melindungi dan membela mereka yang membutuhkan bantuan, menghormati negara dan anak buah. Inilah yang membuatnya populer di antara tim dan bawahannya. Keberhasilan Song Joong Ki dalam Descendants of the Sun malah dianggap seperti ‘pesta penyambutan’ kembalinya ke kancah dunia pertelevisian.
3. Berpindah-pindah dan lokasi syuting ‘ala-ala’

Syuting pertama Song Joong Ki dan Song Hye Kyo dilakukan pada Juni 2015. Pada September 2015, seluruh kru dan pemain, termasuk empat pemain utama (Song Joong-ki, Song Hye-kyo, Jin Goo, Kim Ji-won), serta aktor pendukung Kang Shin-il dan Onew, berangkat ke Yunani untuk menjalani syuting beberapa adegan penting. Mereka tinggal di Yunani selama kurang lebih satu bulan dan berpindah-pindah kota, dari Arachova, Pulau Lemnos, Pulau Zakynthos, dan Navagio.
Banyak pengambilan adegan yang tidak dilakukan di lokasi sesuai cerita. Antara lain, syuting kegiatan militer dilakukan di Camp Greaves DMZ Experience Centre, yang dulunya merupakan basecamp Angkatan Darat AS selama Perang Korea. Syuting adegan di Haesung Hospital dilakukan di Seoul St Mary’s Hospital, syuting adegan di basecamp Perusahaan Mowuru dilakukan di Tambang Batubara Hanbo Taebaek, sementara syuting adegan gempa dilakukan di Tambang Seni Samtan. Sesuai cerita tentang daerah terpencil yang terdampak karena perang, lokasi syuting ‘ala-ala Irak’ pun dilakukan di sebuah kawasan di pinggiran Semenanjung Balkan.
4. Cedera dan wabah

Saat sedang melakukan syuting adegan aksi pada November 2015, Song Joong-ki mengalami cedera lengan. Beruntung dia kembali bisa ke lokasi syuting, setelah dua minggu perawatan. Tak pernah ada yang menyangka, di akhir tahun wabah MERS-CoV merebak di Korea Selatan, hal ini jelas menghambat jadwal syuting, walaupun akhirnya serial ini selesai persis di penghujung tahun 2015.
Prosesnya memang tak berjalan mulus, namun semua kendala dan kesulitan tampaknya berbalas. Setelah rilis pada April 2016, Descendants of the Sun langsung populer dan menduduki peringkat puncak dengan rating 40% di Korea Selatan maupun di negara-negara lain. Serial ini sudah dijual ke 32 negara dan diterjemahkan ke dalam 32 bahasa berbeda. Biaya produksi pembuatan serial ini, sebesar 13 miliar won atau sekitar 10,8 juta dolar AS terbayar sudah.
Melihat kendala dan juga kesuksesannya, jangan lewatkan nonton Descendants of the Sun di Viu, ya!
Nonton Streaming / Download Descendants of the Sun Sub Indo di Viu
Drama Korea romantis Descendants of the Sun tersedia dengan sub Indo di Viu. Kamu juga bisa nonton streaming atau download Descendants of the Sun dubbing Indonesia sub Indo di Viu sekarang! Jangan lewatkan untuk nonton Descendants of the Sun sub Indo hanya di Viu!
Yuk nonton Descendants of the Sun sub Indo sekarang!



