
Lukisan Raja Yeongjong di drama Korea Lovers of the Red Sky memang mengerikan. Soalnya, di dalam lukisan itu bersemayam iblis jahat yang selalu ingin keluar dan merasuki keturunan raja Dan Dinasti. Karena itu, lukisan tersebut selalu ditutup dan diberi mantra agar iblisnya tidak melepaskan diri. Tapi, gara-gara Pangeran Joohyang (Kwak Si Yang) tertarik pada suara iblis itu dan membuka segelnya, akhirnya si iblis keluar dan masuk ke tubuh Ha Ram (Ahn Hyo Seop).
Nah, di dunia nyata ternyata banyak, lho, lukisan yang juga punya aura misterius, seperti lukisan Raja Yeongjong ini. Roh yang menghuni lukisan-lukisan itu bahkan sering jalan-jalan keluar dari lukisan. Ini dia beberapa di antaranya.
1. The Hands Resist Him

Lukisan yang dibuat oleh pelukis Bill Stoneham di tahun 1972 ini penampakannya saja sudah cukup bikin merinding. Lukisan tersebut menggambarkan seorang anak laki-laki yang berdiri di samping sebuah boneka perempuan. Lalu, di belakang mereka ada pintu kaca yang memperlihatkan banyak tangan menempel pada kacanya. Kata Bill Stoneham, sih, itu adalah lukisan dirinya di waktu kecil.
Lukisan ini awalnya dimiliki oleh aktor John Marley. Ketika John meninggal, lukisan ini dijual via website eBay pada tahun 2000. Nah, pada deskripsi lukisan di website itu dijelaskan bahwa lukisan ini memiliki kutukan. Katanya, anak laki-laki dan boneka perempuannya itu sering meninggalkan lukisan dan berjalan-jalan di sekitar ruangan tempat lukisan mereka dipajang.
Penjelasan lain menyebutkan bahwa boneka perempuan itu sering terlihat mengancam anak laki-laki tersebut, sehingga dia sampai keluar lukisan. Lalu, tangan-tangan yang di pintu kaca sering berpindah posisi. Orang-orang yang melihat lukisan itu pun merasakan perasaan tidak enak sehingga tidak bisa memandanginya dalam waktu yang lama.
2. The Scream

Ini adalah lukisan karya pelukis terkenal Edvard Munch pada tahun 1893 dan merupakan salah satu lukisan paling fenomenal karena dianggap menggambarkan serangan anxiety atau kecemasan seseorang. Bahkan, dalam buku hariannya Edvard sendiri mengaku bahwa dia melukis itu karena terinspirasi oleh serangan anxiety yang dia alami, ketika sedang berjalan-jalan dan melihat langit yang tiba-tiba berubah menjadi merah darah.
Lukisan ini telah membuat para ahli seni penasaran selama bertahun-tahun. Karena, pada tahun 1904 telah ditemukan pesan di pojok kiri atas kanvasnya, yang tertulis ‘Hanya dapat dilukis oleh orang gila’. Kalau membandingkan dengan buku harian Edvard, para ahli yakin bahwa itu adalah tulisan tangan sang pelukis. Warna merah di langit lukisan itu juga disangkut-pautkan dengan kejadian meletusnya Gunung Krakatau di tahun 1883.
Lukisan The Scream yang dianggap memperlihatkan tentang gangguan kejiwaan ini begitu terkenal sampai menjadi inspirasi berbagai karya modern yang berhubungan dengan serangan panik. Di antaranya, film Scream (1996). Topeng pelaku pembunuhan film misteri tersebut terinspirasi dari ekspresi orang di lukisan The Scream.
3. Bernardo de Galvez

Bernardo de Galvez adalah seorang jenderal besar asal Spanyol yang sangat berjasa bagi negara Amerika Serikat. Saat Perang Revolusi Amerika tahun 1779, Bernardo membantu Amerika melawan serangan Inggris. Berkat jasanya, sebuah kota di Texas diberi nama Galveston dan di kota ini didirikan Hotel Galvez.
Di dalam Hotel Galvez terdapat lukisan besar Bernardo de Galvez. Tidak ada yang tahu siapa pelukisnya, tapi yang jelas hasil lukisan tersebut sangat nyata, sehingga seperti potret Bernardo de Galvez. Nah, para pengunjung hotel sering mengeluh soal lukisan ini. Katanya, mata Bernardo di lukisan itu seperti mengikuti siapa pun yang berjalan di depannya.
Selain matanya, tangan sang jenderal juga dikabarkan sering bergerak. Tangan kiri jenderal yang ada di atas simbol terlihat menggerakkan jemarinya. Jika pengunjung ingin memotret lukisan itu, mereka harus meminta izin dulu secara langsung kepada Bernardo de Galvez yang di dalam lukisan. Kalau tidak, hasil foto mereka tidak akan bagus. Beberapa pengunjung bahkan mengatakan, wajah Bernardo terlihat seperti tengkorak kalau difoto tanpa izin.
4. The Crying Boy

Ternyata ada lukisan yang bisa menyebabkan kebakaran. Lukisan itu adalah The Crying Boy karya pelukis asal Italia, Giovanni Bragolin. Jadi, di tahun 1950-an, Giovanni Bragolin yang nama aslinya adalah Bruno Amadio melukis anak kecil yang sedang menangis. Ada sekitar 60 seri lukisan anak sedang menangis yang disebutnya sebagai lukisan The Crying Boy. Lukisan ini terjual secara massal di Inggris sehingga tergantung di berbagai rumah berbeda.
Awalnya, sih, tidak ada masalah, hingga kemudian terjadilah kebakaran misterius yang menimpa para pemilik lukisan pada 1985. Kebakaran ini sangat terkenal hingga diliput oleh koran besar Inggris saat itu, The Sun. Dalam artikel tersebut diceritakan bahwa rumah para pemilik lukisan The Crying Boy mengalami kebakaran sepanjang tahun 1985. Anehnya, meskipun rumah dan segala isinya habis terbakar, semua lukisan The Crying Boy selamat tanpa rusak sedikit pun.
Dari sinilah muncul legenda bahwa lukisan The Crying Boy itu dikutuk, sehingga menyebabkan berbagai kebakaran di rumah pemiliknya. Berdasarkan rumor yang beredar, The Crying Boy sebenarnya adalah lukisan anak bernama Don Bonillo yang membakar rumahnya sendiri di Spanyol, hingga menyebabkan kedua orang tuanya meninggal dunia.
Nonton Streaming / Download Lovers of the Red Sky Sub Indo di Viu
Viu Original Lovers of the Red Sky tayang secara eksklusif di Viu mulai 30 Agustus 2021, setiap Senin dan Selasa. Kamu juga bisa saksikan koleksi lengkap drama Korea terbaru yang lagi hits di Viu. Yuk, jangan lewatkan untuk nonton streaming atau download Lovers of the Red Sky sub Indo di Viu!
Yuk nonton Lovers of the Red Sky sub Indo sekarang!



