
Pagi-pagi, Febby dan Emma sudah memulai pertengkaran lagi di depan studio. Febby (yang berisi Emma) merasa kesal dengan Emma (yang berisi Febby) karena tidak memberi tahunya perihal beasiswa Korea, sementara Emma juga kembali emosi menghadapi Febby karena ia meremehkan kemampuannya ‘lagi’. Duh, nggak beres-beres nih berantemnya!
Pak Sur semakin nggak tahan dengan keadaan yang sudah nggak karu-karuan ini, ia pun memiliki rencana untuk mengunci Febby dan Emma di studio agar mereka bisa menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin hingga tuntas. Bahkan rencana ini sudah sangat difikirkan dengan matang oleh Pak Sur. Langkah pertama, ia mengambil kunci studio milik Emma yang disimpan di tasnya dan menyembunyikannya. Kebetulan juga pada hari itu, Febby memang tidak membawa kunci studio karena tertinggal dikostan.
Malam harinya, Pak Sur mulai menjalankan misinya. Ia menghubungi Febby dan Emma disaat mereka sedang berkencan dengan pasangannya masing-masing. Pak Sur mengatakan pada mereka bahwa dirinya masih berada di studio karena merasa kurang sehat.
Bahkan untuk meyakinkan akting-nya, Pak sur juga berpura-pura batuk dengan suara yang lemah. Tentu saja mendengar hal tersebut, Febby dan Emma langsung kembali ke studio dan mencari Pak Sur di seluruh ruangan, namun tidak juga menemukan sosoknya. Richard dan Dzikri yang ikut sibuk mencari Pak Sur, memutuskan untuk mencoba mencari Pak Sur diluar studio, tetapi alangkah terkejutnya mereka ketika keluar studio dan melihat Pak Sur yang sedang asik duduk tenang di depan studio, ia juga tidak terlihat seperti sedang sakit.
Melihat Richard dan Dzikri keluar studio, Pak Sur segera mengunci pintu studio, sambil diberondong pertanyaan oleh kedua cowok yang berstatus pacar Febby dan Emma tersebut. Setelah menyelesaikan misinya, Pak sur pun mengajak keduanya untuk berbicara di suatu tempat, ia menceritakan mengenai misinya tersebut agar Febby dan Emma bisa berbicara dari hati ke hati dan menyelesaikan masalahnya hingga tuntas. Wah, memang Pak Sur T.O.P banget deh!
Sementara itu di dalam studio, Febby dan Emma masih berusaha mencari Pak Sur, dan baru menyadari beberapa saat kemudian bahwa mereka terkunci disana. Nah, saat Emma mencari kunci miliknya yang ia simpan di tas dan tidak menemukannya, barulah ia menyadari bahwa ini semua adalah perbuatan Pak Sur, yang sengaja mengunci mereka berdua di dalam studio.
Merasa tidak ada pilihan lain, keduanya pun mau tidak mau akhirnya mulai berbicara. Febby lebih dulu meminta maaf pada Emma karena semua perkataan yang menyinggung dirinya, begitu pun sebaliknya dengan Emma. Hal ini dikarenakan mereka mulai frustasi dan tertekan dengan keadaan mereka yang terjebak terlalu lama dalam tubuh orang lain. Masalah pun selesai dengan sangat singkat, padat, jelas dan berisi. Febby dan Emma kemudian terlelap tidur setelah melakukan meditasi dan saling curhat dari hati ke hati. Namun tiba-tiba suasana di malam itu menjadi tidak biasa, persis sekali dengan keadaan saat mereka bermalam di studio beberapa waktu lalu. Ternyata benar saja, ketika bangun dan hendak sholat Subuh, Emma terkejut saat melihat dirinya di cermin, ia melihat wajah Emma yang dulu alias wajah aslinya kembali. Sontak ia membangunkan Febby, yang juga sama terkejutnya saat melihat wajah yang dihadapannya adalah Emma.

Wah semakin seru nih Viuers, jiwa mereka akhirnya sudah kembali ke tubuh masing-masing. Tapiiii, gimana yah nasib Richard dan Dzikri? Kira-kira Febby dan Emma langsung berbicara jujur dan menceritakan semuanya ke mereka atau justru menutupinya? Temukan jawabannya dengan menyaksikan SWITCH – Episode 10 sekarang juga di VIU. Dan jangan lupa untuk terus mengikuti episode terbaru SWITCH hari Kamis setiap minggunya.
Pastikan kamu juga sudah download Viu di smartphone agar bisa nonton koleksi drakorindo terlengkap dan nonton film online terutama film Indonesia dari mana saja, kapan saja.



