Biyan (diperankan oleh Laudya Chintya Bella) adalah seorang remaja SMA yang tumbuh di keluarga yang cukup berada. Ibunya sangat penyabar, namun ayahnya senang main perempuan. Kebiasaan buruk ayahnya ini membuat Biyan memiliki pandangan akan pentingnya arti keperawanan. Kegundahan ini hanya bisa ia bagi dengan cara menuliskan kisah hidupnya di sebuah laptop.
Hari-hari Biyan ditemani dua sahabatnya, Stella (diperankan oleh Ardina Rasti) dan Katy (diperankan oleh Angie). Stella datang dari keluarga broken home, di mana orangtuanya selalu sibuk di luar rumah hingga tidak pernah memerhatikan dirinya. Sementara Katy menjalani hidup yang serba pas-pasan. Berusaha lepas dari masalah di rumah masing-masing, ketiga sahabat ini pun berpetualang dalam gemerlapnya kehidupan malam Jakarta. Ketiganya pun tak bisa lepas dari pergaulan bebas. Namun berbeda dengan Biyan yang masih kukuh mempertahankan keperawanannya, Stella dan Katy justru sudah melepaskan keperawanan mereka secara sukarela. Stella menganggap keperawanan bukanlah sesuatu yang penting, sementara Katy berani menjual dirinya supaya mendapat uang. Katy merasa jenuh menjalani kehidupan yang serba kekurangan.

Suatu hari Stella mengikuti audisi bintang film, ditemani Katy dan Biyan. Pada saat itulah mereka bertemu Maryx (diperankan oleh Mike Muliadro), aktor terkenal yang dikagumi Biyan. Biyan dan Maryx kemudian bertemu lagi dalam sebuah pesta yang diadakan Luna (diperankan oleh Uli Auliani), teman sekelas mereka yang haus perhatian dan selalu berusaha merusak persahabatan mereka. Pada acara tersebut Maryx tampak tertarik melihat Biyan, begitu juga sebaliknya. Hal ini pun makin membuat Luna meradang.
Masalah lain muncul ketika mobil yang dipakai Stella dicuri orang. Padahal mobil itu adalah hasil pinjaman dari seorang debt collector. Stella beralasan, ia, Biyan dan Katy harus naik mobil bagus untuk pergi ke pesta Luna supaya tidak diremehkan. Sekarang mobil itu dicuri, mau tak mau mereka harus mengganti mobil tersebut. Dan cara cepat yang terpikirkan oleh mereka adalah dengan cara menjual diri alias menjadi PSK.
Hari-hari berlalu. Stella dan Katy berulang kali terpaksa melayani lelaki hidung belang agar mendapat uang pengganti. Stella bahkan harus pula menjual mobil pribadinya. Hanya Biyan yang tidak berkontribusi apa-apa karena dirinya tetap pada pendirian ingin mempertahankan keperawanan. Merasa Biyan sangat egois, amarah Katy pun memuncak. Ia merasa hanya dirinya dan Stella yang mau berkorban, sementara Biyan tidak melakukan apapun. Akibat terdesak, Biyan akhirnya mengambil keputusan untuk menjual keperawanannya kepada seorang om-om yang berani membayar 50 juta rupiah.
Film Virgin diproduksi tahun 2004 dan disutradarai oleh Hanny Saputra. Saat perilisannya film ini menimbulkan banyak kontroversi karena mengangkat tema yang cukup berani dan banyak menampilkan gambaran pergaulan bebas. Namun, meski mempertontonkan hal-hal yang masih dianggap vulgar di masyarakat, film Virgin juga membawa pesan akan arti pentingnya sebuah keperawanan melalui tokoh Biyan. Pada akhir film kita juga akan mengetahui bagaimana nasib Biyan setelah terpaksa menjual keperawanannya demi sejumlah uang. Yuk, cari tau akhir cerita film produksi Kharisma Starvision Plus ini dengan menontonnya langsung hanya di VIU!


