
Situasi menjadi kacau balau di drama Korea terbaru The Affair Was Just the Beginning. Kyung Hee (diperankan oleh Kim Hye Soo) tidak hanya mendapatkan akses ke video yang memperlihatkan suaminya, Jae Hong (diperankan oleh Kim Ji Hoon), dan tetangga mereka, Soo Jung (diperankan oleh Cho Yeo Jeong), dalam posisi yang sangat mencurigakan, tetapi ia juga telah menggelapkan dana sebesar 300 juta won (sekitar $217.000) dari perusahaannya sendiri untuk membayar pemeras yang merekam kejadian tersebut.
Bersama Jae Hong, ia juga sempat menutupi jejak kasus tabrak lari yang melibatkan putri mereka, Ye Ji (diperankan oleh Jeon Si Hyun), hanya untuk kemudian mengetahui bahwa pelakunya bukanlah Ye Ji, melainkan putri Soo Jung, Min Seo (diperankan oleh Do Yeong Seo). Min Seo-lah yang mengemudikan kendaraan itu, dan Ye Ji bersedia menanggung akibatnya demi dia.
Keadaan menjadi semakin rumit dengan hadirnya mantan suami Soo Jung, Bo Sung (diperankan oleh Kim Jae Chul), sebagai orang ketiga—atau dalam kasus ini, orang keempat. Kebenaran mengenai hubungan Ye Ji dan Min Seo semakin memperumit masalah ketika keduanya menyaksikan perkembangan tak terduga di antara orang tua mereka. Karena masing-masing pihak saling menebak siapa yang mengetahui apa tentang pihak lain, situasi menjadi sulit diprediksi dan semakin kacau dari waktu ke waktu.
3 Momen yang Mengubah Alur Cerita The Affair Was Just the Beginning Episode 5 & 6
Berikut adalah tiga momen di mana alur cerita berubah drastis dalam The Affair Was Just the Beginning episode 5 dan The Affair Was Just the Beginning episode 6.
1. Masalah Kyung Hee kian menumpuk

Malang tak dapat ditolak, dan Kyung Hee-lah yang harus menanggung rentetan kesialan tersebut. Ia sangat terkejut saat mengetahui perselingkuhan suaminya dengan Soo Jung. Meskipun Kyung Hee mungkin memiliki alasannya sendiri untuk berteman dengan Soo Jung, ia tidak pernah menyangka bahwa suaminya dan wanita itu akan terlibat dalam hubungan gelap. Ini adalah pengkhianatan yang luar biasa, dan kemarahan Kyung Hee begitu terasa saat ia memendam amarahnya dalam diam.
Namun, kita patut mengapresiasi caranya menghadapi situasi tersebut dengan tenang. Sungguh menggelitik melihat bagaimana ia dengan santai memutar video itu, sementara Soo Jung dan Jae Hong menunggu dengan cemas untuk melihat isinya. Penonton dibuat bingung apakah harus tertawa melihat betapa absurdnya situasi tersebut atau menertawakan wajah Soo Jung dan Jae Hong yang tampak ketakutan setengah mati.

Seolah itu belum cukup buruk, Kyung Hee berhasil mengumpulkan 500 juta won untuk membayar orang yang mengirim pesan ancaman akan mengunggah video tersebut kepada suaminya—padahal ia menyadari bahwa masalah itu sebenarnya bukan tanggung jawabnya. Situasi semakin rumit ketika ia mengetahui bahwa pelaku tabrak lari itu bukanlah Ye Ji, melainkan Min Seo.
Di balik semua itu, tersimpan pula masalah pelik yang melibatkan para remaja dan hubungan mereka yang kusut. Terbentuklah sebuah cinta segitiga yang rumit, di mana ayah dan anak perempuannya sama-sama terlibat dengan ibu dan anak perempuannya.
Nasib seolah sedang mempermainkannya. Namun, ketangguhan Kyung Hee sungguh luar biasa. Ia tidak menunjukkan reaksi berlebihan ataupun histeria dramatis; ia tetap tenang menghadapi rentetan peristiwa tersebut. Ia bersikap pragmatis, menerima kenyataan yang terjadi, dan memastikan semua jejak kecelakaan itu telah dihapus.
Kini saatnya melangkah ke babak baru. Ia menegaskan kepada Jae Hong bahwa hubungan mereka sebatas rekan bisnis dan pria itu tidak bisa mengharapkan lebih darinya.

Ia mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan rumah, membuat Jae Hong maupun Ye Ji gemetar ketakutan. Ia kemudian mencurahkan seluruh energinya untuk bekerja dengan klien barunya, Bo Sung, tanpa menyadari bahwa pria itu adalah mantan suami Soo Jung.
Namun, sebuah kabar mengejutkan datang dan memukul telak Kyung Hee: ia dituduh menggelapkan dana perusahaan sebesar 300 juta won, yang berdampak pada kesepakatan investasi. Investasi itu tetap berjalan, tetapi posisi Kyung Hee sebagai CEO akan digantikan oleh asistennya—ia kembali dikhianati oleh orang yang selama ini ia percayai.

Pertahanannya runtuh; rasa sakit yang selama ini dipendam, penolakan, dan pengkhianatan cinta muncul kembali secara bersamaan, namun momen ini juga menjadi sarana pelepasan emosi. Sebab, Kyung Hee bukanlah wanita yang bisa dipojokkan begitu saja. Ia adalah sosok mandiri yang membangun kesuksesannya sendiri; meski sedang jatuh, ia belum benar-benar kalah sampai ia sendiri yang memutuskan demikian.
Akan tetapi, ada satu masalah: Bo Sung tampak terlalu lengket dan terlalu berhasrat padanya, sehingga situasi mulai terasa mencurigakan.
2. Misteri pertukaran ponsel

Semua orang dalam drama ini kini menjadi pelaku kejahatan, dan tak satu pun dari mereka cukup memercayai satu sama lain untuk saling bertukar informasi; justru inilah yang membuat kekacauan seputar ponsel detektif Na Sol menjadi begitu gila-gilaan.Kyung Hee dan Jae Hong mengira mereka telah melenyapkan barang-barang milik sang detektif dengan rapi. Padahal, ponsel yang mereka pegang sebenarnya milik Sang Cheol, pengacara yang awalnya diselidiki oleh Na Sol atas permintaan Soo Jung.
Sang Cheol adalah orang yang membunuh Na Sol, yang sebelumnya memegang bukti memberatkan untuk menjeratnya. Dalam pergulatan di antara mereka, ponsel keduanya sempat tertukar. Na Sol sudah tewas, dan Sang Cheol sangat menginginkan ponselnya kembali hingga rela memburu orang asing demi mendapatkannya.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah contoh sempurna tentang bagaimana bersikap tanpa basa-basi atau kehalusan sama sekali. Sifat narsis adalah kelemahan fatal Jae Hong, dan Sang Cheol memanfaatkannya dengan lihai—mulai dari pertemuan “kebetulan” di gym hingga pemberian sepatu edisi terbatas; Jae Hong bahkan tidak pernah berhenti sejenak untuk bertanya mengapa orang asing memberinya sepatu kets.
Dia hanya berasumsi bahwa dia memiliki seorang penggemar. Sifat mudah tertipu seperti ini mungkin akan terasa tidak masuk akal seandainya serial ini tidak menghabiskan beberapa episode sebelumnya untuk membuktikan bahwa begitulah karakter Jae Hong yang sebenarnya.

Insiden minuman yang dicampur obat bius setelahnya hampir tidak lagi menjadi poin utama. Komedi yang sesungguhnya terletak pada ironi dramatis yang kian menumpuk di seputar kejadian itu. Soo Jung melihat kekasih gelapnya sedang minum bersama pengacara suaminya dan langsung berasumsi terjadi pengkhianatan terburuk, padahal kenyataannya jauh lebih aneh dan berbahaya daripada sekadar perselingkuhan.
Kini, setiap orang berusaha menyembunyikan rahasia dari orang lain yang juga sedang menyembunyikan rahasia dari mereka, tanpa ada satu pun yang menyadari bahwa mereka semua sedang terperosok ke dalam masalah yang sama.
Sang Cheol menginginkan ponselnya kembali karena jika jatuh ke tangan yang salah, kariernya akan hancur. Soo Jung merasa telah ditipu oleh mendiang Na Sol dan khawatir perselingkuhannya akan terbongkar di hadapan mantan suaminya. Sementara itu, Jae Hong diliputi ketakutan jika perselingkuhannya terungkap ke publik, reputasinya akan hancur lebur.

Itulah ironi sesungguhnya dari alur cerita ini: sekelompok orang yang begitu terobsesi menyelamatkan diri sendiri hingga mereka tidak sadar bahwa mereka semua terjebak dalam labirin yang sama, dan masing-masing hampir saja tersandung masuk ke dalam labirin orang lain. Tanpa mereka sadari, ada Na Do, kembaran Na Sol, yang diam-diam bergerak mendekati mereka semua.
3. Min Seo dan Ye Ji mengetahui perselingkuhan orang tua mereka

Di kalangan anak-anak pun, rasa saling percaya mulai memudar, mencerminkan sandiwara yang dimainkan oleh orang dewasa. Min Seo, yang yakin bahwa video itu akan menyeretnya sebagai pelaku pembunuhan, mendesak Ye Ji untuk menghapusnya. Namun, ada nada tajam dalam desakannya itu: Min Seo terus dihantui kecurigaan bahwa apa pun yang terjadi, Ye Ji akan lolos tanpa masalah sementara dialah satu-satunya yang harus menanggung akibatnya. Hal ini membuatnya berbalik memusuhi satu-satunya orang yang seharusnya paling ia percayai.

Sementara itu, Ye Ji sedang berjuang menghadapi situasi yang bahkan tidak ia pahami sepenuhnya. Ibunya telah pergi meninggalkan rumah, dan ia mengira itu terjadi karena ia telah pasang badan demi Min Seo; ia tidak menyadari bahwa alasan sebenarnya adalah karena sang ibu memergoki perselingkuhan ayahnya. Di tengah kebingungan itu, muncul sosok asing bernama Sang Cheol, dan mulai mengintai di rumahnya. Para orang dewasa sudah terlalu larut dalam masalah mereka sendiri hingga tidak menyadari bahwa anak-anak sebenarnya mengamati segala sesuatu di sekeliling mereka.

Inilah saat berbagai kepingan peristiwa saling berbenturan. Ye Ji menemukan USB yang disembunyikan di dalam kemasan garam, dan tepat saat ia memutarnya dan terperangah melihat isinya, Min Seo memergoki ayahnya sendiri sedang bersama ibu Ye Ji.
Ayah dan ibu, dalam situasi yang saling mencerminkan dan bertukar posisi, sebuah kebetulan yang mungkin terasa konyol seandainya serial ini tidak sejak awal membangun dunianya di atas premis situasi-situasi yang absurd.
Nonton Streaming / Download The Affair Was Just The Beginning Sub Indo di Viu
Drama Korea The Affair Was Just The Beginning bisa kamu saksikan di Viu dengan sub Indo mulai 31 Juli 2026, setiap hari Jumat. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan berbagai koleksi lengkap drama Korea terbaru di Viu dengan sub Indo. Jangan lewatkan untuk nonton streaming atau download The Affair Was Just The Beginning sub Indo di Viu!
Aktifkan juga Viu Premium agar bisa bebas nonton anime sub Indo, drama Korea dan drama Asia terbaru, serta film terpopuler sepuasnya, tanpa jeda iklan.
Pastikan kamu juga sudah download aplikasi Viu di smartphone agar bisa nonton koleksi drakorindo terlengkap dan streaming film online dari mana saja, kapan saja.
Jangan lewatkan The Affair Was Just The Beginning sub Indo di Viu!



